she's just doing what she like
- her burrow
- seorang anak yang terlahir kurus dan mungil, tapi sekarang berakhir gemuk dan bongsor. sejauh ini, catatan kriminalnya masih kosong dan bersih.
from a to z.
Wednesday, February 18, 2009
February 17, 2009
pagi-pagi, bokap nanya mengenai mui. gue mengaku jujur. leganya. dia ga marah. well gue juga ga terlalu peduli juga kalo dia marah. ini hidup gue. gue bisa ngatur diri gue sendiri. dan, please, jangan ngomong klo dia juga ga bisa ngelakuin apa yang mungkin seandainya dia minta dari gue.
anyway, gue tiba di kantor lebih cepat dari biasanya. jalanan sedikit melunak hari itu. mengerjakan tugas-tugas kantor sperti biasa. walaupun menjelang jam pulang sempat gelagapan, karena belum ngerjain PR kuliah plus banyak kerjaan yang datang berentet plus ngejar waktu pulang biar keburu ngejar kereta.
syukur, kekejar jam pulang. jalanan belum terlalu macet, bis tidak terlalu penuh, dan dapet tempat duduk.
sampai di stasiun, tak melihat dia. dia tak naik kereta hari itu. dan gue senang gue ga peduli. gue ga ngarep. dan syukurnya, kereta datang lumayan lebih cepat. tetep penuh, tapi ga seheboh biasanya.
tiba di kampus lebih cepat. ketemu dia. senang.
teman-teman sudah kembali dari liburannya. teman yang tak pernah masuk gara-gara kerjaan, akhirnya kemarin bisa masuk kuliah. senangnya melihat teman-teman gue semua berkumpul, semua masuk. kangen gue sama mereka semua. biasanya kelas sepi. sekarang semua ada, semua duduk bareng-bareng. nongkrong bareng. uuh kangen banget gue sama mereka semua...
dosen yang biasanya menyebalkan, tukang ngasih PR dan quiz, pulang lama banget, ngajarnya ngebosenin diganti dengan dosen yang jauh lebih menyenangkan. hari ini PR tak dikumpulkan. tak ada quiz. dan tak ada PR baru lagi. YAY!
ah, gue senang dengan 17 Februari 2009.
Sunday, February 15, 2009
assignments become assasin
yang satu ngasih tugas itung-itungan. dimana dosennya ngejelasin materinya ngalahin shinkansen. dan rumus-rumusnya sepanjang anyer - jakarta. susahnya ngalahin ngerubah tomat jadi duren. dan ga hanya 1 nomor sodara-sodara, 2, DUA nomor. yah. mencoba mikir positif, untung ga selusin.
yang satu ngasih tugas bikin review. yang gue tau, review itu biasanya ga lebih dari 2 halaman. si doi malah minta minimal 3 halaman dan ga lebih dari 10 halaman. MENURUT LO?!
yang satu lagi, bukannya nimang-nimang cucu, malah kerajinan nyuruh bikin karya ilmiah dimana kerangkanya aja ga jelas, bahannya ga tau apaan dan bukunya yang langkanya ngalahin dinosaurus. ga tanggung-tanggung. PR dikasih waktu cuma seminggu.
belum tes-tes kecil. harus baca. klo ga bisa dikasih tugas lagi. lagi? ya lagi !
bentar lagi otak gue ngalir dari kuping...
Wednesday, February 11, 2009
Let it die
fallin in love always frightened me. i enjoy it, some little time, but most of it, i am afraid.
so, here's a guy at my campus. *i guess, i already posted if before.
i'm not sure whether this is love or only lust. i just know, i like him. and it feels incredibly nice to be around him.
we're only friend, we always do.
but as myth i known before, man and woman are not destined to be only friend.
either man or woman or maybe both, will get 'some sparks' in their friendship, as chandler bing and monica geller.
well. i'm not say i'm in love with him, i guess.
it just, i feel like one of Titik Puspa's song, when he's near i just act like dont care that much. but when he's far, i lost him.
well, isn't it you'll getting fall in love with someone whom you're comfortable with? yes?
hh, it started frighten me.
...
i know, i'm easily-fall-in-love person. and i'm not proud of it.
it sweep you away and you dont realize it, until you're at the edge of the waterfall.
boom! you're fall. you're drift away.
and at the end, possibly, there're is a big rock, waiting for you to crash you into pieces.
maybe i'm just to paranoid. maybe i'm a drama queen.
i just know, i hate to be falling in love.
Sunday, February 08, 2009
sunday = sunny(?) day
bangun pagi, mandi lalu nonton friends abis itu baca buku lalu tidur terus makan terus nonton abis itu tidur terus mandi terus main games terus sekarang main games.
internet sudah tersambung. mencoba ngerjain PR.
jadi gue dikasih tugas. gue disuruh mencari amandemen UUD 45. bersyukur sekali gue punya temen yang mau berbagi bahan. kalo ga, mati gue nyari UUD 45 dimana...
PR sudah dari hari Selasa kemarin, baru buka email sekarang.
ternyata oh ternyata... fyi, UUD 45 itu diamandemen 4 kali. mampus ga tuh gue!
gue harus nyari perbedaannya keempat-empatnya. mana gue tauuu!
dengan perasaan menyesal ga ngerjain dari kemarin, secara Jumat gue juga ga masuk kantor, gue mencoba membuka semua attachment yang dikirim temen gue. mencoba mencari-cari petunjuk, menyusun kalimat.
akhirnya gue menyerah. cape ah. istirahat dulu.
...
hari ini, ada temen gue menyapa melalui IM. menanyakan kabar, bercerita mengenai hobi gue dan pekerjaanya.
lucu sekali. betapa internet itu menghapus jarak antar orang.
gue kenal dia melalui suatu site pertemanan. berawal dari sering bertegur sapa, sering mampir ke site masing-masing dan memberi komentar, akhirnya saling meng-add ID IM masing-masing. kita baru ketemu sekali. selepas itu hanya bertemu melalui dunia maya.
kejadian itu sudah setahun yang lalu, kurang lebih. kita masih sering menyapa sampai sekarang, saling berbagi informasi dan cerita, walaupun tidak intens. tapi kami masih menjalin hubungan baik.
gue juga ada temen. kenal melalui IM dari, kurang lebih, 5 tahun yang lalu. kami belum pernah bertemu sama sekali. tapi melalui IM, kami mengobrol seakan-seakan sudah berteman akrab. kami masih berteman sampe sekarang.
lucu. betapa lebih mudah menjalin pertemanan melalui dunia maya, dibanding kenyataan.
...
ya sudahlah. balik lagi ke PR sialan itu lagi. huh.
Saturday, February 07, 2009
Thursday, February 05, 2009
kereta ekonomi, kereta cinta
kalo mau ke kampus dari kantor biasanya gue naik kereta. karena namanya juga lagi pengiritan, jadi gue milih naik ekonomi. biar tersiksa yang penting irit.
nah bagi yang belum tau gimana bentuknya kereta ekonomi itu, gue ceritain. keluar masuknya penumpang, ga ada tuh yang namanya rapi dan ngantre. terabas aja. klo perlu dorong slengkat. sesadisnya rebutan masuk bis transjakarta, jauh lebih sadis lagi kreta ekonomi.
nah, sebagai cewe yang biarpun bertubuh bongsor, tetep aja gue kadang-kadang ga sanggup melawan arus kluar masuk penumpang.
jadi, karena biasanya gue suka tiba cepet di stasiun, gue suka observasi penumpang lain. kira-kira ntar gue diri deket kelompok penumpang yang mana. selain merasa lebih aman karena penampilannya bukan seperti tukang copet atau tukang "pegang".
biasanya gue akan mlihat cowo. ga, ga kok. gue bukan pervert atau emang kecentilan. cuma, gue peratiin cowo itu pinter banget nyelip di antara penumpang. dan mereka pintar sekali memilih tempat yang ga banyak dilalui arus penumpang. beda sama perempuan yang grabakgrubuk tapi berantakan gerakannya. nah, orang tersebut akan gue jadikan tameng dari orang-orang tak bermoral (walopun gue juga ga bermoral karena asas manfaat) dan gue tinggal ngekor.
well, kadang-kadang kalo mau selamat kita harus berani jadi parasit bukan?
selama gue naik kereta, gue memperhatikan dan sering "nebeng" pada 1 orang. kenapa gue sering nebeng dia? dia cowo. dia tinggi jadi ga gampang kedorong penumpang yang lain. dan dia berpakaian rapi seperti pegawai kantoran dan bermuka orang baik-baik. dan dia turun di UI juga.
misalkan dia berdiri di sebelah sana, gue di sebelah sini. klo jaraknya masih deket, mungkin gue masih bisa ngeles rada ngegeser ke arah dia. lebih untung, klo kebetulan kita lagi nunggu di tempat yang sama.
yaah. tampaknya, akhir-akhir ini, dia mulai menyadari klo sering gue mem-parasit-kan. dan untungnya, untung banget... dia tidak menganggap gue pervert, sejauh yang gue amati.
beberapa hari yang lalu, gue dan dia kebetulan nunggu di tempat yang berbeda. ketika tiba pengunguman bahwa kereta ekonomi akan memasuki stasiun, tiba-tiba gue noleh dia sudah berdiri tidak jauh dari gue.
kemarin, walopun tetep dia gue jadikan tameng pada saat masuk kereta, tetep aja sampe dalam kepencar juga. nah kebetulan, gue, sendiri, berdiri dikelilingi penumpang lain yang sangat amat mengganggu. tiba-tiba di stasiun berikutnya, dia sudah berdiri di dekat saya. dan penumpang gila itu sudah teroper rada jauh.
biarlah.
yang penting gue jadi semangat berangkut kuliah tiap mikirin ntar sore naik kreta cinta sama dia.
*PMS hari ini membuat otak dan emosi gue tercecer seperti lumpur. gila! amburadul.
Monday, February 02, 2009
amin
pagi-pagi buta, bahkan matahari saja pun belum menampakkan seberkas sinarnya, aku sudah harus tersadar dan meninggalkan mimpi damaiku.
pagi-pagi buta, disaat pikiran belum menyatu dengan raga, aku harus memacu diriku melawan waktu yang entah mengapa berjalan cepat sekali.
pagi-pagi buta, disaat raga masih letih, aku harus kuat bertahan menghadapi macet lalu lintas, sumpeknya kendaraan umum serta segala asap polusi.
pagi-pagi, aku sudah tiba di kantor. rumahku jauh, tapi aku yang pertama tiba. berusaha menciptakan citra diri positif demi nama baik di depan atasan dan rekan kerja yang lain.
sepanjang hari, aku terkungkung dalam ruanganku. ruang yang tak kenal privasi. ruang yang tak mengenal waktu dan pergantian hari.
aku sibuk dengan dering telepon serta perintah-perintah atasan.
aku berusaha tersenyum, menguatkan diri demi kelangsungan hidupku di perusahaan ini.
sore hari, ketika pikiran membentuk imaji rumah, aku harus mendorong diriku untuk mengejar kereta dan pergi kuliah.
sore hari, ketika rasanya mata sudah mulai sayu dan punggung mulai kaku, aku harus menguatkan diriku bersesak-sesakan dalam kereta ekonomi yang sangat sumpek, panas dan bau dan berwaspada terhadap penumpang lain yang "gatal" tanggannya.
malam hari, dengan kemampuan otak yang sudah minim, aku harus memacu diriku memahami setiap pelajaran yang diberikan dosen yang terkadang diberikan dengan kemampuan penyampaian yang sadis minimnya.
larut malam, dengan tenaga yang tersisa, aku berjalan pulang sendiri. naik kendaraan umum, sambil terus waspada terhadap kriminalitas yang mengintai.
lebih dari itu,
sesungguhnya aku bersyukur Tuhan, paling tidak aku berusaha.
bersyukur atas rumah yang walaupun jauh dan macet; paling tidak masih memberi aku tempat tidur yang nyaman, kamar mandi yang bersih, makanan dan minuman yang sehat dan lezat, serta keluarga yang selalu mendukung.
bersyukur atas kerjaan yang walaupun ruanganku terletak di ruang tamu, tidak punya jendela, atasan yang terkadang plinplan dan perfeksionis; paling tidak masih bisa memberiku berlembar uang untuk kelangsungan hidupku.
bersyukur atas kendaraan umum dan jalanan yang sangat tidak nyaman; paling tidak ada akses mudah rumah-kantor-kampus dengan biaya yang murah.
bersyukur atas kuliah yang sangat amat sulit dan menguras tenaga dan biaya; paling tidak otak ku akan terus terasah, aku memiliki teman-teman baru dan aku mampu membanggakan orang tuaku saat mereka berkata, "Agnes kerja sambil kuliah di UI"
aku memang selalu mengeluh dan tak pernah puas. kiranya Kau mau selalu menolongku Tuhan.
she reads.
-
Japan Flags - Illustration by Noemi Sunshine Ferst available at Japan Flags In a modest effort to raise funds for Japan, several illustrators, including myself, have ba...
-
Moving To Tumblr - Photo: Me by Fab the Pool Boy In a final attempt to salvage this blog, I have decided to moved it to Tumblr which will enable me to upload more content, m...